MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengelolaan sampah di lingkungan pasar rakyat. Salah satunya melalui pembinaan kepada para pedagang pasar yang dipimpin langsung Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Kantor Dinas Perdagangan, Jumat (26/6).
Dalam pembinaan tersebut, Plt walikota menegaskan bahwa persoalan sampah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya, aktivitas perdagangan di seluruh pasar rakyat Kota Madiun menghasilkan sekitar 10 ton sampah setiap hari. Karena itu, diperlukan keterlibatan aktif para pedagang agar volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir dapat terus ditekan.
“Kita menghasilkan kurang lebih 10 ton sampah pasar setiap hari. Alhamdulillah saat ini sudah mampu kita kurangi sekitar 40 persen. Ke depan akan terus kita optimalkan, sehingga semakin sedikit sampah yang harus dibuang dan semakin banyak yang bisa dikelola,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pengurangan sampah tersebut harus menjadi langkah awal untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik. Terlebih, Pemerintah Kota Madiun dalam waktu dekat akan mencanangkan program pemilahan sampah dari rumah. Karena itu, pasar rakyat diharapkan menjadi salah satu contoh penerapan pengelolaan sampah yang efektif melalui pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan kembali sampah.
Plt berharap sinergi antara pemerintah, pengelola pasar, dan para pedagang terus diperkuat agar pasar rakyat tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
(bip/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun